Assalamu’alaikum Wr. Wb

(oleh ustaz Adriansyah)

Mari langsung saja kita simak beberapa ayat palsu yang diragukan oleh sarjana kristen sendiri. Bahkan banyak para sarjana tersebut menyatakan bahwa ayat tersebut palsu.

(1 Yohanes 5:7-8)

(7) Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

(8) Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

Ada dua sumber berbeda yang digunakan untuk menulis Alkitab Versi NIV (New International Version) dan NASV (New American Standard Version) serta King James Version (KJV).KJV berasalkan dari teks Alkitab Bizantium, sedangkan NIV dan NASV berdasarkan terjemahan dari Teks Alexandria.

Berikut ini akan kita lihat di mana bedanya.

(In the following examples the King James Version differs from the NIV, and NASV. because it bases it’s translation on the Byzantine text-type and the NIV and NASV base theirs on the Alexandrian text-type.)

KJV [1 John 5:7-8] “For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth, the spirit, and the water, and the blood; and these three agree in one.”

NIV [1 John 5:7] “For there are three that testify: v. 8 the Spirit, the water and the blood: and the three are in agreement.”

Pada KJV tercantum bahwa yang memberikan kesaksian di surga adalah: BAPA, FIRMAN, dan ROH KUDUS, ditambahkan keterangan bahwa ketiganya adalah satu, serta ada tiga yang memberikan kesaksian di bumi, yakni: ROH, AIR dan DARAH, dan ketiganya juga satu.

Tetapi pada NIV hanya dicantumkan mengenai ROH, AIR, dan DARAH, tetapi tidak dicantumkan mengenai Bapa, Firman dan Roh.

Di bawah ini ada keterangan mengapa terjadi demikian:

—————————————————–

  1. When Erasmus first printed the Greek New Testament in 1514 it did not contain the words “in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth,” because they were not found in any of the Greek manuscripts that Erasmus looked at.

(Ketika Erasmus pertama kali mencetak Kitab Perjanjian Baru berbahasa Yunani pada tahun 1514, maka hal itu tidak mengandung kalimat: ” in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth,”, karena hal tersebut tidak ditemukan pada manuskrip Yunani yang dilihat oleh Erasmus).

  1. These words were not quoted by any of the Greek church fathers. They most certainly would have been used if the Trinity in the 3rd and 4th centuries.

(Kalimat ini tidak pernah dikutip oleh para Bapa Gereja Yunani. Mereka secara pasti baru menggunakannya pada abad ke III dan ke IV saat doktrin Trinitas diperkenalkan).

  1. These words are not found in any ancient versions of the New Testament. These include Syriac, Coptic, Armenian, Ethiopic, Arabic, Slavonic, nor in the Old Latin in its early form.

(Kalimat ini tidak ditemukan pada versi-versi tua Perjanjian Baru, termasuk versi-versi Siria, Koptik, Armenia, Ethiopia, Arab, Slavonik, dan tidak pula pada Bhs Latin Kuno pada bentuknya awalnya).

  1. These words begin to appear in marginal notes in the Latin New Testament beginning in the fifth century. From the sixth century onward these words are found more and more frequently.

(Kalimat ini mulai timbul pada catatan pinggir dari Perjanjian Baru berbahasa Latin yang diawali pada Abad ke V. Semenjak Abad ke VI dan seterusnya, kalimat ini makin sering ditemukan).

  1. Erasmus finally agreed to put these words into new editions of his Greek New Testament if his critic’s could find one Greek manuscript that contained these words. It appears that his critics manufactured manuscripts to include these words.

(Erasmus akhirnya setuju untuk memasukkan kalimat ini pada edisi baru Perjanjian Baru berbahasa Yunaninya asalkan dapat ditemukan sekurang-sekurangnya satu manuskrip Yunani yang mengandung kalimat ini. Nampaknya bahwa kritik manuskrip buatannya untuk memasukkan kalimat ini).

  1. These additional words are found in only eight manuscripts as a variant reading written in the margin. Seven of these manuscripts date from the sixteenth century and one is a tenth century manuscript.

(Kalimat tambahan ini ditemukan hanya pada delapan manuskrip sebagai bacaan variatif yang ditulis sebagai catatan pinggir. Tujuh dari manuskrip-manuskrip yang berasal dari Abad ke XVI dan satu buah berasal dari abad ke X – jadi relatif baru – penterjemah).

TAMBAHAN PENJELASAN SEHUBUNGAN DENGAN TOPIK INI

———————————————–

Silahkan anda membuka (I YOHANES) 5: 6-8

[I Yohanes 5:6] Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena roh adalah kebenaran.

[5:7] Sebab tiga yang memberi kesaksian (di dalam surga Bapa, Firman dan Roh kudus dan ketiganya adalah satu.

[5:8] Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi) Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. (sebelum mendapat kritikan kalimat mulai kata “di

dalam sorga” pada ayat 7 sampai kata “bumi” pada ayat 8 tidak memakai tanda kurung, yang ngritik DR GC Van Niftrik)

SEDANGKAN menurut THE HOLY BIBLE international version, Zondervan Bible publisher, Grand Rapid Michigan USA, 3th printing july 1981 halaman 926 –

BERBUNYI :

[I Yohanes 5:6] This is the one who come by water and blood- jesus christ. He did not come by water only, but by water and blood. And it is the spirit who tetifies, because the spirit is truth.

[5:7] for there are three that tetify

[5:8] the spirit, the water, and blood. And three are in agreements.

ARTINYA :

[I Yohanes 5:6] INILAH DIA YANG DATANG DENGAN AIR DAN DARAH. IA TIDAK DATANG DENGAN AIR SAJA, MELAINKAN AIR DAN DARAH. DAN ROHLAH YANG MENYAKSIKAN, KARENA ROH ADALAH KEBENARAN.

[5:7] ADA TIGA YANG MENYAKSIKAN

[5:8] AIR, DARAH DAN ROH DAN KETIGANYA MENJADI SATU.

Membaca ayat diatas, tampaklah penyisipan yang dilakukan penterjemah Alkitab. Ternyata kalimat mulai dari “Didalam sorga” pada ayat 7 sampai kata “di bumi pada ayat 8 adalah palsu. Kalau ayat itu dulunya nggak ada mengapa sekarang muncul? Kalau dulunya memang ada mengapa sekarang di hilangkan?

BERIKUT KOMENTAR TENTANG PEMALSUAN AYAT INI:

——————————————–

  1. DR G.C. VAN NIFTRIK DAN D.S.B.J BOLAND : Didalam Alkitab tidak diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata TRITUNGGAL ataupun ayat-ayat tertentu yang mengandung dogma tersebut, mungkin dalam 1 Yohanes 5 : 6-8. Tetapi sebagian besar dari ayat itu agaknya belum tertera dalam naskah aslinya. Bagian itu setidak- tidaknya harus diberi kurung. (Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418). Penterjemah Alkitab rupanya menuruti saran keduanya. Dengan memberi kurung kalimat itu.
  2. Drs. M E Duyverman : Menurut salinan tertua jalannya kalimatnya adalah begini : KARENA TIGA MENJADI SAKSI, YAITU ROH AIR DAN DARAH. Rupanya TAMBAHAN mulai terbubuh sebagai keterangan pinggir KALIMAT; PENYALIN KEMUDIAN MEMASUKAN KE DALAM BUNYI NAS karena berpikir ini adalah perbaikan penyalin lama. SAMPAI KINI HAL ITU MASIH TERJADI. (Pembimbing ke dalam perjanjian baru, BPK Jakarta 1966 hal 145). Mengapa keterangan pinggir itu dapat masuk menjadi ayat tuhan dengan begitu gampangnya?? Padahal ayat ini pokok doktrin trinitas. Mengapa bisa ketambahan ayat???
  3. Jerry Falwell. Tokoh kristen RADIKAL Amerika Serikat ini mengomentari pemalsuan ayat-ayat itu sebagai berikut : THE REST OF VERSE 7 AND FIST NINE WORDS OF VERSE 8 ARE NOT ORIGINAL, AND ARE NOT TO BE CONSIDERD AS APART OF THE WORDS OF GOD. (Jerry Falwell, Liberty Bible Commentary, thomas Nelson Publisher, Nashville, Camden New York 1983 halaman 2638). Artinya sebagian kalimat pada ayat 7 dan sembilan kata pertama di ayat 8 adalah tidak asli dan tidak bisa dianggap sebagai firman Tuhan.

Keterangan tambahan:

Justru dengan adanya penambahan tersebut maka menimbulkan suatu perbedaan doktrinal yang nyata, perbedaan yang ada adalah mengenai konsep tritunggal yang menjadi doktrin utama gereja Kristen dewasa ini. Karena jika kita melihat pada ayat-ayat pada manuskrip yang lebih tua, yang tidak mengandung tambahan tersebut, maka tidak ada pendukung yang kuat akan doktrin ritunggal yang dianut oleh gereja. Maka ditambahkanlah ayat tersebut.

(Yohanes 1:1-41)

KITA MULAI PEMBAHASAN DENGAN AYAT YANG MENJADI DASAR IMAN KRISTEN YAKNI DARI CODEX VATICANUS, DALAM CODEC INI YOHANNES 1:1-41 TIDAK PERNAH ADA :

jhon 1ayat1sampai41

Biar Yohanes 1: 1-41 lebih jelas bisa di lihat lagi pada screen capture berikut:

jhon

Ternyata Yohanes 1:1-41 dalam codex Vaticanus tidak pernah ada.

 

(YOHANES 8:1-11)

INI ADALAH JUGA AYAT PALSU/SISIPAN, KARENA DALAM CODEX SINAITICUS YOHANES ASLI, PASAL 8 DI MULAI DARI AYAT 12 :

YOH

Gambar Codex Vaticanus, tidak ada ayat yohanes 7:40b-8:19:

CODEX

Gambar Yohannes 7:52b–8:12 (tak ada ayat 7:53–8:11) :

VATICANUS

NOTES:

Bagi yang belum tahu apa itu Codex Sinaiticus. Codex Sinaiticus (disimpan London, 1British Library, Add. 43725; Gregory-Aland no. א (Aleph) atau 01) adalah sebuah naskah manuskrip lengkapPerjanjian Baru yang berasal dari 4abad ke-4. Naskah ini ditulis menggunakan huruf kapital Yunani (1uncial). Selain kitab Perjanjian Baru, naskah ini juga memuat bagian besar Septuaginta. Bersama dengan Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus adalah salah satu naskah terpenting Perjanjian Baru dan juga Septuaginta dalam bahasa Yunani dalam merunut sejarah tekstualnya.[1] (id.wikipedia) Ada dua naskah manuskrip kuno Bible yang ditemukan, yaitu Codex Sinaiticus dan Codex Vaticanus. Dua manuskrip ini adalah manuskrip kuno naskah Bible tertua dan terbaik(en.wikipedia). Sehingga dapat dikatakan saat ini, naskah inilah yang paling mendekati kevaliditas atau keaslian Bible. Sekarang akan kita bandingkan antara naskah Bible yang umum dikenal saat ini atau keluaran LAI dengan kevaliditas Codex Sinaiticus,

(YOHANES 7:53-8:11)

Di atas Yoh 7:53, NIV menuliskan kata-kata ini:

“The earliest and most reliable manuscripts do not have John 7:53-8:11” (= manuscript-manuscript yang paling kuno dan paling dapat dipercaya tidak mempunyai Yoh 7:53-8:11).

NASB meletakkan seluruh bagian ini dalam tanda kurung dan memberi catatan sebagai berikut:

“John 7:53-8:11 is not found in most of the old manuscript” (Yoh 7:53-8:11 tidak ditemukan dalam mayoritas manuscript kuno).

Argumentasi untuk menolak bagian ini:

1)   Kebanyakan / mayoritas manuscript tidak mempunyai bagian ini.

Manuscript-manuscript ini terbagi 2:

  • ada yang setelah Yoh 7:52 langsung menuliskan Yoh 8:12.
  • ada yang memberikan tempat kosong antara Yoh 7:52 dan Yoh 8:12.

Manuscript yang tertua dan terbaik justru tidak mempunyai bagian ini, dan manuscript yang mempunyai bagian ini justru adalah manuscript yang tidak terlalu dipercaya, karena mengandung banyak kesalahan.

2)   Manuscript yang mempunyai mempunyai bagian ini:

a) Ada yang memberikan tanda asterisks (tanda *) atau obeli.

Dalam kamus dikatakan bahwa obeli adalah: ‘a mark (- or ) used in ancient manuscripts to indicate questionable passages or readings  [= suatu tanda (- atau ) yang digunakan dalam manuscript-manuscript kuno untuk menunjukkan / menyatakan bagian-bagian atau bacaan-bacaan yang diragukan].

b) Ada yang meletakkannya pada tempat yang berbeda-beda.

  • Ada yang meletakkannya setelah Yoh 7:36.
  • Ada yang meletakkannya setelah Yoh 7:44.
  • Ada yang meletakkannya setelah Yoh 7:52 (ini paling banyak).
  • Ada yang meletakkannya pada akhir Injil Yohanes.
  •  ada yang setelah Yoh 21:24.
  • ada yang setelah Yoh 21:25.
  • Ada yang meletakkannya bukan dalam Injil Yohanes, tetapi dalam Injil Lukas (setelah Luk 21:38).

c) Mempunyai perbedaan text (variasi text) yang sangat banyak satu dengan yang lain.

Variasi itu adalah sbb:

  1. 7:53 – ada manuscript yang menggunakan ‘own house’ (= rumahnya sendiri), dan ada manuscript yang menggunakan ‘own people / place’ (= umatnya / kumpulannya sendiri / tempatnya sendiri).
  2. 8:2 – Ada manuscript yang hanya mengatakan ‘early’ (= pagi / awal), dan ada manuscript yang mengatakan ‘early in the morning’ (= sangat awal pada pagi itu).
  3. 8:2 – ada manuscript yang memberikan kata-kata ‘Ia duduk dan mengajar mereka’, dan ada manuscript yang tidak mempunyai bagian itu.
  4. 8:3 – ada manuscript yang mengatakan ‘ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi’, dan ada manuscript yang mengatakan ‘imam-imam kepala dan orang-orang Farisi’.
  5. 8:3 – ada manuscript yang mengatakan ‘berbuat zinah’ (Yunani: MOICHEIA), dan ada manuscript yang sekedar mengatakan ‘berbuat dosa’ (Yunani: HAMARTIA).
  6. 8:4 – ada manuscript yang mengatakan ‘the priests’ (= imam-imam), dan ada manuscript yang menggunakan istilah ‘mereka’.
  7. 8:4 – ada manuscript yang menambahkan kata-kata ‘that they might have an accusation against him’ (= supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan / menuduhNya). Kebanyakan manuscript meletakkan bagian ini pada ay 6, tetapi ada juga manuscript yang meletakkannya pada ay 8 atau ay 11.
  8. 8:6 – ada manuscript yang menghapus ay 6a (dan memindahkannya ke ay 4).
  9. 8:6 – ada manuscript yang menambahkan kata-kata ‘the sins of each one of them’ (= dosa-dosa dari setiap orang dari mereka). Beberapa manuscript memberikan tambahan ini pada 8:8.
  10. 8:6 – untuk ay 6b ada manuscript yang menambahkan kata-kata ‘seeming as if he did not hear’ (= seakan-akan Ia tidak mendengar).

Karena itu KJV menterjemahkan: “wrote on the ground, as though he heard them not” (= menulis di tanah, seakan-akan Ia tidak mendengar mereka).

  1. 8:7 – ada manuscript yang mengatakan ‘said unto them’ (= berkata kepada mereka), dan ada manuscript yang hanya berkata ‘saith’ (= berkata).
  2. 8:8 – ada manuscript yang manambahi kata-kata ‘with his finger’ (= dengan jariNya), seperti dalam ay 6.
  3. 8:8 – ada manuscript yang menambahi kata-kata ‘the sins of everyone of them’ (= dosa-dosa dari setiap mereka).
  4. 8:9 – ada manuscript yang mengatakan ‘each of the Jews’ (= setiap orang Yahudi itu), dan ada manuscript yang mengatakan ‘each one of them’ (= setiap orang dari mereka).
  5. 8:9 – ada manuscript yang menambahi kata-kata ‘reproved by their conscience’ (= ditegur oleh hati nurani mereka).

Karena itu KJV menterjemahkan 8:9 ini sbb: “And they which heard it, being convicted by their conscience, went out one by one, …” (= Dan mereka yang mendengarnya,diyakinkan oleh hati nurani mereka, lalu pergi satu per satu, …).

  1. 8:9 – ada manuscript yang mengatakan ‘mulai dari yang tertua’, dan ada manuscript yang mengatakan ‘mulai dari yang tertua, sampai semua pergi’.

Karena itu dalam KJV ada kata-kata ‘and even unto the last’ (= dan bahkan sampai pada yang terakhir).

  1. 8:9 – ada manuscript yang mengatakan ‘tinggallah Yesus seorang diri’, dan ada manuscript yang berkata ‘tinggallah Ia seorang diri’.
  2. 8:9 – ada manuscript yang mengatakan ‘the woman being in the midst’ (= perempuan itu ditengah-tengah) dan ada manuscript yang mengatakan ‘the woman in the midst of them’(= perempuan itu ditengah-tengah mereka).
  3. 8:10 – ada manuscript yang menambahi ‘saw her’ (= melihat dia).

Karena itu dalam KJV ada kata-kata ‘and saw none but the woman’ (= dan tidak melihat seorangpun kecuali perempuan itu).

  1. 8:10 – ada manuscript yang berkata ‘and said, woman, where are thy accusers?’ (= dan berkata: perempuan, dimanakah para penuduhmu?), dan ada manuscript yang berkata ‘said to the woman, where are they?’ (= berkata kepada perempuan itu: dimanakah mereka?).
  2. 8:11 – ada manuscript yang berkata ‘she said’ (= ia berkata) dan ada manuscript yang berkata ‘she said unto him’ (= ia berkata kepadaNya).
  3. 8:11 – ada manuscript yang berkata ‘And Jesus said’ (= dan Yesus berkata), dan ada manuscript yang berkata ‘Then he said’ (= lalu Ia berkata).
  4. 8:11 – ada manuscript yang menggunakan kata ‘condemn’ (= menghukum), dan ada manuscript yang menggunakan kata ‘judge’ (= menghakimi).

Tentang variasi yang begitu banyak ini Adam Clarke mengatakan:

“Those which do retain it have it with such a variety as is no where else found in the sacred writings” (= manuscript-manuscript yang mempertahankan bagian ini mempunyai bagian ini dengan variasi / perbedaan sedemikian rupa yang tidak pernah dijumpai pada tulisan suci yang lain).

Seorang penafsir lain mengatakan bahwa banyaknya variasi ini menunjukkan bahwa cerita ini mula-mula disampaikan dari mulut ke mulut, dan tidak ada dalam Kitab Suci.

3)   Gaya bahasa dan perbendaharaan kata yang dipakai bukanlah gaya bahasa dan perbendaharaan kata dari rasul Yohanes, tetapi seperti gaya bahasa dan perbendaharaan kata dari Lukas.

Kata-kata yang jarang / tidak pernah dipakai oleh rasul Yohanes dalam tulisannya:

  1. a) 7:53 – ‘unto his own house’ (= kerumahnya sendiri).

Dalam bahasa Yunaninya, ini merupakan ungkapan yang tidak pernah dipakai oleh Yohanes. Tetapi ungkapan ini banyak terdapat dalam ketiga Injil yang lain, terutama Injil Lukas (Mat 9:8  Mark 2:11  Luk 1:23,56  Luk 5:25  Luk 8:39).

Catatan: dalam Yoh 19:27, Yohanes menggunakan ungkapan Yunani yang berbeda.

  1. b) 8:1 – ‘Bukit Zaitun’.

Ini memang tidak termasuk perbendaharaan kata, karena ini adalah nama tempat. Tetapi bagaimanapun juga, tempat ini tidak pernah disebut-sebut oleh Yohanes, tetapi sering oleh ketiga penulis Injil yang lain.

  1. c) 8:2 – ‘early in the morning’ (= pagi-pagi benar).

Bahasa Yunaninya adalah ORTHROU, dan ini tidak pernah dipakai oleh Yohanes, tetapi ada dalam tulisan Lukas (Luk 24:1  Kis 5:21).

Yohanes biasanya menggunakan PROI, seperti dalam Yoh 18:28  20:1  21:4.

  1. d) 8:2 – ‘duduk dan mengajar’.

Ini istilah yang tidak pernah dipakai oleh Yohanes, tetapi sering dipakai dalam ketiga Injil yang lain.

  1. e) 8:2 – ‘all the people’ (= semua orang / seluruh rakyat).

Bahasa Yunaninya adalah PAS HO LAOS, dan ini lagi-lagi merupakan ungkapan yang tidak biasa dipakai oleh Yohanes. Yohanes biasanya menggunakan ungkapan yang berbeda yaitu OCHLOS (= orang banyak), seperti dalam Yoh 6:22,24  Yoh 7:12,20,31,32,40,43,49  Yoh 11:42  Yoh 12:9,12,17,18,29,34).

  1. f) 8:3 – ‘Ahli-ahli Taurat’ (Yunani: GRAMMATEUS).

Istilah ini banyak dipakai oleh ketiga Injil yang lain (22 x dalam Matius, 21 x dalam Markus, 14 x dalam Lukas), tetapi tidak pernah dipakai oleh Yohanes. Dalam Injil Yohanes, Yohanes 20 x menyebut tentang orang Farisi, dan 4 x dalam hubungan mereka dengan imam-imam, tetapi tidak pernah menyebutkan orang Farisi dalam hubungan mereka dengan ahli-ahli Taurat.

Dalam ketiga Injil yang lain, istilah ‘Ahli-ahli Taurat dan Orang-orang Farisi’ sering sekali dipakai untuk menunjuk kepada musuh-musuh Yesus. Tetapi Yohanes biasanya hanya menggunakan istilah ‘orang-orang Yahudi’ atau ‘imam-imam kepala dan orang Farisi’.

  1. g) 8:4 – kata Yunani yang diterjemahkan ‘zinah’ di sini juga tidak pernah dipakai oleh Yohanes.
  2. h) 8:9 – kata Yunani yang diterjemahkan ‘seorang demi seorang’ juga tidak pernah dipakai oleh Yohanes.
  3. i) 8:10 – kata Yunani yang diterjemahkan ‘condemn / menghukum’ tidak pernah dipakai oleh Yohanes.

Bagaimanapun juga, kebanyakan penafsir yang menolak bagian ini sebagai Kitab Suci, tetap menganggap bagian ini sebagai cerita yang betul-betul terjadi.

Apa pendapat Pdt Budi Asali tentang ayat ini ? Mari kita simak :

Saya pribadi menganggap bahwa argumentasi yang menolak jauh lebih kuat dari argumentasi yang menerima. Karena itu saya mempunyai kecondongan untuk menganggap bahwa bagian ini tidak asli.

Tetapi kalau saudara tetap mau menerima bagian ini sebagai Firman Tuhan / Kitab Suci itu terserah saudara.

Satu hal yang perlu ditekankan adalah: kalau saudara menganggap bagian ini asli, maka jangan menganggap bahwa orang yang menganggapnya tidak asli telah mengurangi Kitab Suci. Perlu saudara ingat bahwa kalau bagian ini memang tidak asli, maka saudaralah yang menambahi Kitab Suci !!!

SALAM BAGI YANG BERPIKIR.

Iklan